Duka Mendalam Keluarga Bayi yang Meninggal Usai Persalinan di Puskesmas Waimangura
Kepada para mahasiswa kebidanan maupun keperawatan, kami memohon penjelasan secara ilmiah mengenai ciri-ciri bayi yang mengalami kekurangan cairan atau dehidrasi pada saat baru lahir.Foto yang kami miliki diambil saat anak kami hendak dimakamkan. Wajah bayi kami masih tampak segar. Karena itu, kami berharap ada penjelasan medis yang dapat membantu keluarga memahami kondisi yang sebenarnya.Selain itu, kami juga mempertanyakan prosedur pelayanan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan. Sejak ibu masuk untuk menjalani persalinan hingga bayi kami dinyatakan meninggal dunia, menurut pengakuan keluarga, tidak ada satu pun dokumen atau formulir persetujuan tindakan medis yang ditandatangani oleh kedua orang tua. Kami berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan mengenai apakah seluruh prosedur pelayanan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.Peristiwa ini terjadi pada 23 Juni 2026. Ibu hamil Ester Mawo, warga Desa Redapada, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, menjalani proses persalinan di Puskesmas Waimangura. Menurut keterangan keluarga, bayi tersebut lahir dalam keadaan sehat. Namun, setelah menjalani penanganan medis, bayi tersebut meninggal dunia. Keluarga menduga terdapat kelalaian dalam penanganan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas Waimangura yang berkaitan dengan meninggalnya bayi tersebut.Keluarga berharap aparat penegak hukum, Dinas Kesehatan, dan pihak terkait melakukan penyelidikan secara menyeluruh, transparan, dan profesional agar penyebab kematian bayi dapat diketahui berdasarkan fakta, bukti medis, serta hasil pemeriksaan yang objektif, sehingga memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi semua pihak.