Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
02 February 2026 - 11:19 WITA

Menu MBG Kembali Didominasi Telur, Orang Tua Siswa Pertanyakan Variasi Gizi

Menu MBG Kembali Didominasi Telur, Orang Tua Siswa Pertanyakan Variasi Gizi
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Omba Lunda, siletsumba.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari orang tua siswa penerima manfaat. Pada Senin, 2 Januari 2026, menu MBG yang dibagikan kepada siswa kembali didominasi olahan telur, sebagaimana terlihat pada paket makanan yang diterima siswa.

Berdasarkan pengaduan orang tua siswa, menu berbahan dasar ayam hanya disajikan satu hari pada minggu lalu, sementara pada hari-hari berikutnya hingga hari ini, lauk utama yang diberikan kembali berupa telur. Kondisi tersebut dinilai kurang bervariasi dan menimbulkan kekhawatiran terhadap keseimbangan gizi anak-anak.

“Satu minggu ini anak-anak lebih sering makan telur. Ayam hanya satu kali minggu kemarin. Kami tidak menolak telur, tapi seharusnya ada variasi supaya gizinya seimbang,” ujar Iana Rewa, salah satu orang tua siswa penerima MBG, kepada jurnalis.

Dalam paket MBG yang diterima siswa hari ini, terlihat nasi putih, telur olahan, tahu goreng, sayur campur, serta satu buah pisang. Meski secara kuantitas dianggap cukup, minimnya variasi sumber protein hewani menjadi perhatian utama para orang tua.

Terkait hal tersebut, jurnalis siletsumba.com telah melakukan konfirmasi via sambungan telepon WhatsApp kepada Ibu Anita Nadya Mahenu. Dalam keterangannya, ia menjamin bahwa variasi menu Program Makan Bergizi Gratis dilakukan setiap minggu dan telah disusun sesuai perencanaan gizi yang ada.

Namun demikian, Ibu Anita Nadya Mahenu meminta agar jurnalis siletsumba.com dapat menemui langsung Kepala Pengelola MBG untuk mendapatkan penjelasan lebih rinci. Ia mengarahkan agar konfirmasi lanjutan dilakukan di pusat pengelolaan MBG yang berlokasi di Omba Lunda, Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT.

Para orang tua berharap adanya transparansi dan evaluasi berkala, khususnya terkait variasi menu dan kualitas gizi, agar tujuan utama Program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi tumbuh kembang dan kesehatan anak-anak.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.