Hero Image
Warga Bantu Keluarga di Rumah Tak Layak Huni di Hameli Ate, Publik Soroti Kehadiran Pemda SBD

SUMBA BARAT DAYA – Aksi kepedulian warga terhadap sebuah keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni di Kampung Nangga Dolo, Desa Hameli Ate, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), menjadi sorotan publik setelah dibagikan di media sosial.Bantuan sederhana berupa beras disalurkan oleh sejumlah warga dan relawan kepada keluarga tersebut pada Selasa (26/5). Meski dilakukan secara swadaya dan dengan keterbatasan, aksi itu menuai perhatian karena menggambarkan kondisi sosial masyarakat yang masih membutuhkan perhatian serius.Aksi bantuan tersebut dibagikan oleh Stefanus Mete melalui media sosial pribadinya. Dalam unggahan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada teman dan keluarga yang ikut membantu warga yang membutuhkan.“Sudah berikan bantuan berupa beras. Salahkah kita membantu sesama manusia?” tulis Stefanus dalam unggahannya.Kondisi rumah keluarga penerima bantuan yang dinilai tidak layak huni memunculkan berbagai respons publik. Sejumlah warga mempertanyakan sejauh mana pendataan masyarakat miskin ekstrem dan program bantuan sosial benar-benar menjangkau warga yang hidup dalam keterbatasan.Publik juga menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap rumah tidak layak huni, terutama bagi keluarga rentan yang membutuhkan intervensi cepat agar memperoleh tempat tinggal yang lebih layak.Di sisi lain, aksi solidaritas warga dinilai menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih hidup di tengah masyarakat. Bantuan yang diberikan mungkin sederhana, namun dinilai memiliki arti besar bagi keluarga penerima.Peristiwa ini kembali membuka diskusi publik terkait efektivitas program bantuan sosial, pendataan kemiskinan, serta penanganan rumah tidak layak huni di wilayah pedesaan Kabupaten Sumba Barat Daya.Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah desa maupun instansi terkait mengenai tindak lanjut terhadap kondisi keluarga tersebut.

3 hari yang lalu