GUBERNUR NTT MELKIADES LAKA LENA KLAIM TANGANI JALAN BONDOKODI–WAITABULA, KONDISI RUAS DI DESA MANGGANIPI JADI SOROTAN WARGA
Sumba Barat Daya, siletsumba.com - SILET SUMBA | SUMBA BARAT DAYA – Unggahan resmi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melkiades Laka Lena yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT menuai perhatian publik setelah mencantumkan rekonstruksi ruas Jalan Bondokodi–Waitabula sebagai salah satu dari 32 ruas jalan strategis yang ditangani pada tahun 2025.
Dalam unggahan tersebut, Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan telah melaksanakan pembangunan jalan sepanjang 46,92 kilometer, pemeliharaan jalan sepanjang 58,35 kilometer, serta penanganan 32 ruas jalan strategis yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di NTT.
Namun, pernyataan tersebut memicu beragam tanggapan dari masyarakat, khususnya warga Kabupaten Sumba Barat Daya. Sejumlah warga mempertanyakan kondisi ruas Jalan Bondokodi–Waitabula yang menurut mereka masih mengalami kerusakan di beberapa titik.
Salah satu titik yang menjadi sorotan berada di Desa Mangganipi, Kecamatan Kodi Utara, yang merupakan jalur penghubung menuju Kota Tambolaka. Foto yang beredar memperlihatkan badan jalan dipenuhi lubang dan genangan air saat musim hujan. Menurut warga, kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama dan mengganggu aktivitas masyarakat serta pengguna jalan yang melintasi ruas provinsi tersebut.
Seorang warga dalam kolom komentar menulis, "Pak Gubernur, kapan rekonstruksi ruas Jalan Bondokodi–Waitabula benar-benar dikerjakan? Hingga saat ini jalan yang kami lalui setiap hari masih banyak lubang dan saat hujan berubah menjadi kubangan air. Kalau memang ruas ini sudah masuk daftar penanganan, mohon dijelaskan bagian mana yang sudah dikerjakan."
Warga lainnya berharap Gubernur NTT tidak hanya menerima laporan administrasi, tetapi juga meninjau langsung kondisi jalan di lapangan agar dapat melihat secara langsung situasi yang dihadapi masyarakat setiap hari.
Selain dari Sumba Barat Daya, kolom komentar unggahan Gubernur NTT juga dipenuhi aspirasi warga dari Kabupaten Kupang, Manggarai Timur, Ende, Sumba Timur, Alor, dan sejumlah daerah lainnya. Mayoritas meminta Pemerintah Provinsi NTT dan Dinas PUPR Provinsi NTT membuka informasi secara rinci mengenai lokasi pekerjaan, panjang ruas yang telah ditangani, progres fisik, nilai kontrak, serta target penyelesaian proyek agar masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai realisasi pembangunan.
Masyarakat berharap adanya penjelasan resmi terkait progres penanganan ruas Bondokodi–Waitabula, termasuk titik-titik yang telah dikerjakan dan yang masih menjadi prioritas. Menurut mereka, transparansi menjadi penting agar informasi yang dipublikasikan pemerintah dapat dipahami dan diverifikasi oleh masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi NTT maupun Dinas PUPR Provinsi NTT terkait berbagai pertanyaan masyarakat mengenai kondisi ruas Jalan Bondokodi–Waitabula yang menjadi sorotan di media sosial.