SISI LAIN KISRUH BATAS DESA: Aksi Berani Bupati Ratu Wulla Pimpin Barisan Terobos Medan Sulit
Sumba Barat Daya, siletsumba.com - Di tengah panasnya situasi penegasan batas desa yang diwarnai kericuhan, ada satu momen yang menyorot sisi kepemimpinan Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Wulla Ngadu Bonnu. Ia tidak hanya mendelegasikan tugas, tetapi memilih untuk berada di barisan terdepan, memimpin langsung rombongan menerobos medan yang sulit untuk mencapai titik konflik.
Berdasarkan pengamatan jurnalis Siletsumba.com, setelah situasi di lapangan memanas akibat penolakan warga Werilolo, Bupati Ratu Wulla mengambil inisiatif untuk berjalan kaki menuju lokasi pemasangan pilar yang menjadi pusat protes Warga Desa Werilolo Kecamatan Wewewa Selatan.
Pemandangan tersebut menunjukkan seorang pemimpin yang tidak ragu mengambil risiko. Dengan langkah cepat dan pasti, Bupati Ratu Wulla tampak berjalan di depan, sementara para staf, termasuk bagian protokoler, dan jajaran pimpinan dinas lainnya bergegas mengikuti di belakangnya di tengah kawalan ketat aparat.
Aksi ini bukanlah pemandangan biasa. Di saat seorang kepala daerah dalam situasi rawan idealnya berada di zona aman, Ratu Wulla justru memilih sebaliknya. Ia menunjukkan bahwa tanggung jawabnya sebagai pemimpin mengharuskannya untuk hadir langsung, melihat dengan mata kepala sendiri, dan menghadapi langsung warganya yang bergejolak.
Meskipun pengawalan dari Brimob dan TNI sangat rapat, posisi Bupati yang berada di depan rombongan memberikan pesan simbolis yang kuat: bahwa ia adalah komandan yang memegang kendali penuh dan tidak gentar dalam menegakkan keputusan pemerintah demi kepastian hukum bagi masyarakatnya. Sikap ini menunjukkan sisi lain dari seorang pemimpin yang siap "pasang badan" di situasi paling kritis sekalipun.