Bupati SBD Ratu Wulla Serahkan Alsintan dan Pimpin Tanam Perdana Singkong Gajah di Waimangura
Desa Waimangura, siletsumba.com - Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan menyerahkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) dan ratusan kilogram bibit padi kepada Kelompok Tani Kasumbu Iya Tekki di Dusun 1 Mikku Ate, Desa Waimangura.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Ratu Wulla ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda SBD, sejumlah pimpinan OPD, serta masyarakat adat setempat. Acara dilanjutkan dengan penanaman perdana bibit singkong gajah secara simbolis di lahan yang telah disiapkan.
Dalam sambutannya saat penyerahan bantuan, Bupati Ratu Wulla menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah.
"Hari ini saya berkunjung ke Kelompok Tani Kasumbu Iya Tekki untuk memberikan bantuan, yaitu satu unit hand tractor, satu unit kultivator, serta bibit padi 500 kilo," ujar Bupati Ratu Wulla di hadapan kelompok tani.
Beliau menegaskan bahwa bantuan ini adalah wujud kepedulian pemerintah untuk mendorong semangat para petani. "Ini diberikan sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah terhadap kelompok tani yang ada di Kabupaten Sumba Barat Daya. Harapan saya, Bapak Ibu harus semangat," tambahnya.
Kepala Dinas Pertanian Pak Frid Tukan dari dinas merinci bahwa benih yang diberikan adalah varietas padi unggul untuk lahan tadah hujan. "Bantuan benih padi Situ Bagendit untuk padi tada hujan sebanyak 500 kilo. Ini untuk kita tanam di musim tanam satu, mulai dari Oktober sampai April," jelasnya.
Setelah seremoni penyerahan, Bupati Ratu Wulla bersama rombongan langsung menuju lahan pertanian. Ia memimpin prosesi tanam perdana bibit singkong gajah, yang diikuti oleh pejabat lain dan anggota kelompok tani.
"Semoga [bibit ini] bisa tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang baik bagi petani, bagi masyarakat, dan akan meningkatkan ekonomi masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya. Ayo kita ramai-ramai tanam!" seru Bupati Ratu Wulla di tengah lahan.
Acara yang mengusung tema multikultura ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk memajukan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di Sumba Barat Daya.