RP779 JUTA DANA APBN: COR DIBOBOL ULANG, REVITALISASI SMP ST. GERARDUS MAYELLA DISOROT
SMP ST GERARDUS MAYELA, siletsumba.com - SUMBA BARAT DAYA, SILETSUMBA.COM —
Kualitas pekerjaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMP Katolik St. Gerardus Mayella, Desa Wali Ate, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, menjadi sorotan setelah jurnalis SiletSumba.com melakukan investigasi lapangan pada Senin, 5 Oktober 2026.
Papan informasi di lokasi mencantumkan nilai bantuan pemerintah sebesar Rp779.215.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan waktu pelaksanaan 19 Agustus hingga 9 Desember 2026.
Dalam pantauan lapangan, jurnalis menemukan adanya bagian cor yang dibobol kembali untuk dilakukan perbaikan. Sejumlah bagian konstruksi juga terlihat masih dalam proses pengerjaan, dengan permukaan beton yang tampak kasar dan material pekerjaan berada di sekitar lokasi.
Konsultan yang disebut sebagai perencana, Umbu Gollu Wola, kepada SiletSumba.com menjelaskan bahwa terdapat bagian cor yang mengalami kondisi kropos. Menurut keterangannya, peringatan telah disampaikan kepada kepala tukang pada 3 Oktober 2026 dan pembobolan ulang dilakukan pada 5 Oktober 2026.
Temuan tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai mutu beton, komposisi material, metode pengecoran, serta pengawasan teknis pekerjaan.
Di lokasi, SiletSumba.com juga menemukan material berupa pasir laut dan kapur alam yang menjadi perhatian. Namun, kondisi visual tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian spesifikasi, karena harus diuji berdasarkan RAB, gambar kerja, spesifikasi teknis, dan petunjuk teknis program.
SIAPA PELAKSANA KEGIATAN?
Sorotan lainnya adalah adanya perbedaan informasi mengenai pelaksana pekerjaan.
Informasi yang sebelumnya diperoleh SiletSumba.com menyebut Pdt. David Umbu Napu sebagai pelaksana yang disebut ditunjuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya.
Namun, papan informasi kegiatan di lokasi mencantumkan Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sebagai pelaksana.
Perbedaan tersebut perlu dijelaskan secara terbuka, termasuk posisi dan kewenangan Pdt. David Umbu Napu dalam pelaksanaan kegiatan serta mekanisme pengawasan P2SP.
PUBLIK MENUNGGU PENJELASAN
Dengan nilai kegiatan mencapai Rp779,215 juta, publik berhak mengetahui apakah seluruh pekerjaan telah sesuai dengan RAB, gambar kerja, spesifikasi teknis dan ketentuan program revitalisasi.
SiletSumba.com juga menyoroti aspek keselamatan kerja setelah dalam dokumentasi lapangan terlihat sejumlah pekerja melakukan aktivitas konstruksi di ketinggian menggunakan perancah sederhana.
SiletSumba.com menegaskan bahwa temuan lapangan bukan vonis. Fakta mengenai cor yang dibobol ulang perlu diuji melalui dokumen dan pemeriksaan teknis untuk mengetahui penyebab serta kesesuaiannya dengan standar konstruksi.
SiletSumba.com membuka ruang klarifikasi kepada Pdt. David Umbu Napu, P2SP, pihak sekolah, Umbu Gollu Wola, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya, serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Uang negara harus transparan. Pekerjaan harus bermutu. Dan setiap temuan harus dijawab dengan data serta dokumen.
SiletSumba.com — Tajam, Aktual dan Terpercaya.