Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
18 September 2026 - 14:34 WITA

Marselinus Meninggal di Waikabubak, Keluarga Desak Klarifikasi Polres Sumba Barat: “Kami Butuh Penjelasan”

Marselinus Meninggal di Waikabubak, Keluarga Desak Klarifikasi Polres Sumba Barat: “Kami Butuh Penjelasan”
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Maradesa, siletsumba.com - SUMBA TENGAH — Keluarga almarhum Marselinus, warga Maradesa, Kecamatan Lindiwacu, Kabupaten Sumba Tengah, meminta jajaran Polres Sumba Barat memberikan klarifikasi secara langsung terkait peristiwa yang menyebabkan Marselinus meninggal dunia di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.

Permintaan tersebut disampaikan keluarga saat menerima kunjungan Kapolsek Lindiwacu, Kapolres Sumba Tengah, Sekretaris Daerah (Sekda), AS I, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang datang melayat.

Dalam suasana duka, perwakilan keluarga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kedatangan pemerintah serta jajaran kepolisian dari Sumba Tengah.

“Kami hanya berterima kasih, Pak Kapolsek Lindiwacu sampai Pak Kapolres datang tiba-tiba datang. Tadi saya sampaikan ucapan terima kasih,” ujar perwakilan keluarga.

Namun, keluarga berharap kehadiran pihak yang berada di wilayah hukum tempat peristiwa tersebut terjadi, khususnya Polres Sumba Barat, untuk menemui keluarga dan memberikan penjelasan secara langsung.

“Sesungguhnya yang kami harapkan datang di sini bukan dari Sumba Tengah. Tetapi karena Sumba Tengah merasa bahwa kami adalah anak-anak Bapak, mereka datang,” katanya.

Keluarga bahkan menyatakan siap menerima kedatangan jajaran Polres Sumba Barat untuk melakukan klarifikasi.

“Kami minta semestinya dari Polres Sumba Barat, karena kami jamin mereka aman, tidak akan terjadi hal-hal yang di luar dugaan,” lanjutnya.

Menurut keluarga, kehadiran Polres Sumba Barat penting karena peristiwa yang menimpa Marselinus terjadi di Waikabubak. Keluarga mengaku membutuhkan penjelasan langsung mengenai apa yang sebenarnya terjadi.

“Kami butuhkan mereka, karena anak kami meninggal dalam peristiwa yang berdasarkan apa yang kami lihat demikian. Karena itu kami butuhkan mereka. Apakah mereka mau datang klarifikasi secara dekat kepada keluarga, itu yang saya sampaikan kepada Pak Kapolres,” ujar perwakilan keluarga.

Keluarga Pertanyakan Status dan Posisi Almarhum

Selain meminta klarifikasi terkait kronologi peristiwa, keluarga juga berharap setelah proses pemakaman selesai akan ada penjelasan lebih lanjut mengenai posisi almarhum dalam perkara tersebut.

Di hadapan pihak pemerintah dan kepolisian, keluarga menyampaikan bahwa mereka ingin mengetahui apakah Marselinus dinilai memiliki kesalahan dalam peristiwa tersebut atau tidak, serta bagaimana langkah pemerintah apabila terdapat temuan dalam proses penanganan perkara.

“Kami berharap kepada Pak Kapolres, bertepatan Pak Sekda dan Pak AS ada, setelah pemakaman kami akan melakukan proses, artinya klarifikasi di bawah. Kami mau tahu, apakah almarhum ini salah. Kalau dia salah, bagaimana tindakan pemerintah?

Kalau almarhum tidak salah, bagaimana tindakan pemerintah?” ujarnya pada Rabu, 16 September 2026.

Pernyataan keluarga tersebut disampaikan dalam kondisi masih berduka. Mereka berharap proses penanganan perkara dapat memberikan kejelasan mengenai rangkaian kejadian yang menyebabkan Marselinus meninggal dunia.

Bagi keluarga, kehadiran aparat penegak hukum bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga diharapkan menjadi ruang untuk menjelaskan fakta-fakta yang masih menjadi pertanyaan keluarga.

Menunggu Klarifikasi Aparat

Permintaan keluarga tersebut kini menjadi bagian dari pertanyaan publik mengenai bagaimana proses penanganan peristiwa yang menyebabkan Marselinus meninggal dunia.

SiletSumba.com menempatkan pernyataan keluarga sebagai keterangan dari pihak yang sedang berduka. Adapun mengenai kronologi lengkap, status hukum para pihak, serta ada atau tidaknya pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut, tetap membutuhkan klarifikasi dan pembuktian dari pihak berwenang.

Prinsip praduga tak bersalah dan keberimbangan tetap menjadi pijakan dalam pemberitaan. Setiap pihak yang disebut atau berkaitan dengan peristiwa ini memiliki hak untuk memberikan klarifikasi maupun hak jawab.

SiletSumba.com — Tajam, Aktual dan Terpercaya.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.