Pengeroyokan dan Penganiayaan di Depan Hotel Sumba Sejahtera, Keluarga Korban Minta Penegak Hukum Bertindak Tegas
Radamata, siletsumba.com - Siletsumba.com – Sebuah peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan terjadi pada Sabtu, 24 Januari 2026 sekitar pukul 18.30 Wita di depan Hotel Sumba Sejahtera, Desa Radamata, Kecamatan Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya. Insiden yang melibatkan puluhan pelaku ini kini tengah menjadi sorotan masyarakat setempat.
Menurut informasi yang dihimpun, korban yang bernama R. N., mengalami penganiayaan oleh sekelompok orang tidak dikenal setelah terjadi interaksi di jalan raya. Awalnya, R. N. mengendarai sepeda motor dari arah Waitabula menuju Tambolaka dan sempat bersitegang dengan pengemudi sebuah mobil Fortuner hitam sebelum memarkir kendaraannya di depan Hotel Sumba Sejahtera.
Situasi kemudian memanas saat pengemudi Fortuner bersama sejumlah orang lainnya turun dan mulai mengeroyok korban secara brutal. Sekitar 4 orang diduga turut ambil bagian dalam aksi itu, sehingga korban mendapat luka-luka di pelipis mata kiri dan pipi kiri dan beberapa bagian tubuhnya.
Salah satu keluarga korban, S, menyampaikan bahwa ketika ia tiba di lokasi, R. N. sudah terjatuh di atas aspal akibat hantaman. Ketika mencoba melerai, keluarga tersebut justru S ikut menjadi sasaran amukan kelompok pelaku.
"S menerima telepon dari keluarga yang memberitahukan adanya masalah di depan hotel. Ketika saya datang, saya melihat adik Ipar saya sudah dipukul sampai terjatuh," ujar kakak Ipar korban.
Sementara itu, istri korban Ibu EN turut menyaksikan kejadian tersebut dan sempat berteriak sambil mengangkat dan membuka bajunya agar pengeroyokan dihentikan. Ia juga menyebutkan bahwa seorang oknum aparat penegak hukum berinisial “R. U. R” diduga ikut memukul korban, demikian pula seorang lainnya berinisial B. R.
Keluarga korban saat ini telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dengan Nomor Laporan Polisi: LP/13/1/2026/SPKT/POLRES SUMBA BARAT DAYA/POLDA NUSA TENGGARA TIMUR. Pihak keluarga berharap agar aparat penegak hukum dapat menindak tegas seluruh pelaku pengeroyokan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan dan apakah sudah ada pihak yang diamankan.
Kejadian pengeroyokan semacam ini memunculkan keprihatinan publik lantaran berdampak terhadap rasa aman masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Sumba Barat Daya. Siletsumba.com akan terus mengikuti perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi terbaru kepada pembaca.