Mahasiswa UGM Jalani KKN di Sumba Barat Daya, Soroti SDM, Infrastruktur, dan Potensi Budaya Lokal
PCC Kuliner Center Kota Tambolaka, siletsumba.com - SUMBA BARAT DAYA – Sebanyak 28 mahasiswa dan mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Sumba. Mereka ditempatkan di Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tim KKN UGM tersebut ditemui SiletSumba.com di PCC Kuliner Center, Kota Tambolaka, pada Senin, 27 Juli 2026.
Ketua Tim KKN UGM, Al-Raviq, mengatakan bahwa kehadiran mereka di Sumba Barat Daya bukan sekadar menjalankan program akademik, tetapi juga ingin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pemberdayaan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Menurutnya, selama berada di Kabupaten Sumba Barat Daya, terdapat beberapa hal penting yang menjadi perhatian tim, di antaranya kondisi sumber daya manusia (SDM) yang masih membutuhkan penguatan, infrastruktur yang di sejumlah wilayah belum memadai, serta perlunya perhatian lebih serius dari Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, hingga Pemerintah Pusat agar pembangunan dapat berjalan lebih merata.
"Sebagai mahasiswa, kami tentu memiliki keterbatasan. Namun kami berharap kehadiran kami dapat memberikan kontribusi kecil yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga melihat masih ada tantangan dalam pengembangan SDM maupun infrastruktur yang membutuhkan perhatian bersama," ujar Al-Raviq.
Selain itu, ia menilai Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi budaya lokal yang sangat luar biasa. Kekayaan adat, tradisi, dan kearifan lokal yang masih terjaga menjadi daya tarik tersendiri yang memiliki nilai strategis untuk dikembangkan sebagai identitas daerah sekaligus potensi pariwisata.
Melalui program KKN ini, para mahasiswa UGM berharap dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendorong berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga keberadaan mereka tidak hanya memberikan pengalaman belajar, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di Kabupaten Sumba Barat Daya.