Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
01 September 2026 - 10:35 WITA

Babi Dilaporkan Mati di Pasar Ombakomi–Gokat, Pemeriksaan Resmi Diperlukan untuk Pastikan Penyebabnya

Babi Dilaporkan Mati di Pasar Ombakomi–Gokat, Pemeriksaan Resmi Diperlukan untuk Pastikan Penyebabnya
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Pasar Ombakomi - Gokat, siletsumba.com - SUMBA BARAT DAYA, SiletSumba.com — Seekor babi yang disebut berasal dari Kupang dilaporkan mati di kawasan Pasar Ombakomi–Gokat, Kecamatan Loura, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur, pada Selasa, 1 September 2026.

Informasi tersebut diterima Redaksi SiletSumba.com sekitar pukul 10.00 WITA dari salah satu sumber informasi yang terpercaya yang tidak mau di sebutkan namanya.

Menurut informasi yang diterima redaksi, kematian babi tersebut menimbulkan perhatian masyarakat. Redaksi juga menerima informasi bahwa setelah babi tersebut mati, bangkainya diduga disembelih dan dagingnya dikonsumsi.

Namun, penyebab kematian babi tersebut belum dapat dipastikan. Hingga saat ini belum ada keterangan maupun hasil pemeriksaan resmi dari petugas kesehatan hewan yang menyatakan apakah babi tersebut terpapar African Swine Fever (ASF) atau meninggal akibat penyakit lainnya.

Karena itu, pemeriksaan resmi oleh petugas berwenang menjadi sangat penting untuk memastikan penyebab kematian ternak tersebut.

Masyarakat berharap Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Barat Daya segera menindaklanjuti laporan tersebut dengan turun langsung ke lokasi dan melakukan pemeriksaan serta penelusuran.

Pemeriksaan lapangan diperlukan bukan hanya untuk mengetahui penyebab kematian seekor babi, tetapi juga untuk memberikan kepastian kepada masyarakat dan mencegah munculnya spekulasi terkait kemungkinan adanya penyakit menular pada ternak.

Apakah kematian babi tersebut berkaitan dengan ASF atau penyakit lainnya?

Jawabannya harus berdasarkan pemeriksaan dan keterangan resmi dari petugas kesehatan hewan, bukan sekadar dugaan.

Redaksi SiletSumba.com berharap instansi terkait dapat memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat setelah dilakukan pemeriksaan.

Redaksi juga membuka ruang klarifikasi dan hak jawab kepada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Sumba Barat Daya serta pihak-pihak terkait mengenai laporan tersebut.

SiletSumba.com — Mengawal Informasi, Menguji Fakta, Menjaga Kepentingan Publik.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.