Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
01 September 2026 - 15:49 WITA

Rumah Tinggal Puing, Semangat Sekolah Tak Padam: Dua Siswi Korban Kebakaran Tetap Hadir Tanpa Seragam

Rumah Tinggal Puing, Semangat Sekolah Tak Padam: Dua Siswi Korban Kebakaran Tetap Hadir Tanpa Seragam
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Dusun 3, siletsumba.com -

SUMBA BARAT DAYA, SILETSUMBA.COM — Musibah kebakaran menimpa rumah Agustinus Ngongo di Dusun 3, Desa Werilolo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Senin sore, 31 Agustus 2026.


Rumah yang ditempati Agustinus Ngongo bersama ketiga anaknya tersebut dilaporkan terbakar dan mengakibatkan berbagai barang milik keluarga tidak dapat diselamatkan.

Informasi yang diterima redaksi menyebutkan, barang yang terselamatkan

hanya yang melekat di badan saat kejadian.

Kabar mengenai kondisi keluarga tersebut diterima redaksi SiletSumba.com dari Kepala Sekolah SD-TK Bondo Delo, Dolof Beda.

Pihak sekolah menyampaikan bahwa dua anak Agustinus Ngongo yang merupakan siswi di sekolah tersebut turut menjadi korban dalam musibah kebakaran.

Sehari Setelah Kebakaran, Tetap Datang ke Sekolah


Hal yang menyentuh perhatian terjadi pada Selasa, 1 September 2026. Sehari setelah rumah mereka terbakar, kedua siswi tersebut tetap datang ke SD-TK Bondo Delo untuk mengikuti kegiatan belajar.

Namun, keduanya tidak mengenakan pakaian seragam sekolah.

Seragam dan perlengkapan sekolah mereka ikut menjadi bagian dari barang-barang yang tidak terselamatkan dalam kebakaran. Kedua siswi tersebut datang ke sekolah dengan pakaian yang tersisa dan melekat di badan mereka.

Di tengah kondisi yang serba terbatas, keduanya tetap memilih hadir di sekolah.

Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa musibah yang dialami keluarga tidak serta-merta memadamkan semangat untuk mendapatkan pendidikan.

Rumah Terbakar, Kebutuhan Anak Ikut Terdampak


Kebakaran tersebut tidak hanya menyebabkan keluarga kehilangan tempat tinggal dan barang-barang pribadi, tetapi juga berdampak langsung terhadap kebutuhan pendidikan anak-anak.

Pakaian seragam, perlengkapan sekolah dan kebutuhan sehari-hari menjadi bagian dari kebutuhan yang harus kembali dipenuhi setelah seluruh harta benda keluarga terdampak kebakaran.

Kondisi kedua siswi tersebut juga menjadi perhatian pihak sekolah. Kehadiran mereka tanpa seragam sehari setelah mengalami musibah menunjukkan bahwa mereka membutuhkan dukungan, bukan hanya secara material, tetapi juga perhatian dan kepedulian dari lingkungan sekitar.

Penyebab Kebakaran Masih Perlu Dipastikan


Terkait penyebab kebakaran, informasi awal yang diterima menyebutkan adanya dugaan korsleting atau hubungan arus pendek pada kabel listrik.

Namun, dugaan tersebut belum dapat disebut sebagai penyebab pasti. Penyebab kebakaran masih perlu dipastikan berdasarkan pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak yang berwenang.

SiletSumba.com juga belum memperoleh rincian resmi mengenai total kerugian material yang dialami keluarga Agustinus Ngongo.

Harapan Dukungan untuk Keluarga Korban


Musibah tersebut kini menyisakan kebutuhan besar bagi keluarga Agustinus Ngongo, terutama kebutuhan tempat tinggal, pakaian, makanan, serta perlengkapan sekolah bagi anak-anak.

Kisah dua siswi yang tetap datang ke sekolah sehari setelah rumah mereka terbakar menjadi pengingat bahwa di balik sebuah musibah terdapat anak-anak yang tetap berusaha menjalani aktivitas dan mengejar pendidikan.

Bagi kedua siswi tersebut, sekolah tetap menjadi tempat untuk belajar dan melangkah ke depan, meskipun rumah dan sebagian besar barang milik keluarga mereka telah hilang akibat kebakaran.

SiletSumba.com — Mengabarkan Fakta, Menjaga Keberimbangan.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.