GEMPA M6,1 GUNCANG SBD: RUMAH JANDA LIDIA TEBU DI WEWEWA SELATAN RETAK, GEWEL JATUH
Pagogola, siletsumba.com - SUMBA BARAT DAYA — Gempa bumi berkekuatan M6,1 yang mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu, 4 Oktober 2026, dilaporkan berdampak pada sejumlah bangunan milik warga.
Salah satunya adalah rumah milik Ibu Lidia Tebu, seorang janda yang tinggal di Kampung Pagogola, Dusun II, Desa Werilolo, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Berdasarkan keterangan Lidia Tebu kepada Redaksi SiletSumba.com, Minggu malam sekitar pukul 20.25 WITA, bagian belakang rumahnya mengalami retak dan pecah pada tembok. Selain itu, bagian gewel rumah juga jatuh akibat guncangan gempa.
Lidia mengaku khawatir kondisi rumah tersebut semakin memburuk apabila terjadi gempa susulan dengan kekuatan yang cukup besar.
“Kalau terjadi gempa susulan lagi, saya takut rumah ini akan rubuh,” ujar Lidia kepada Redaksi SiletSumba.com.
DETIK-DETIK GEMPA, ANAK MASIH TERTIDUR
Lidia menuturkan, ketika gempa terjadi, dirinya sedang berada di dapur bersama anak-anak sambil menikmati kopi. Namun, salah satu anaknya masih tertidur di dalam kamar.
Saat merasakan guncangan, Lidia bersama anak-anak lainnya langsung berteriak memperingatkan anggota keluarga tersebut.
“Gempa... gempa... gempa!”
Teriakan itu membuat anak yang masih tertidur segera terbangun dan berusaha menyelamatkan diri keluar dari rumah.
Lidia mengatakan situasi tersebut membuat keluarganya panik. Sebab, pada saat bersamaan terdapat material bangunan berupa batu persegi dari bagian atas gewel yang jatuh.
Menurut Lidia, apabila anaknya terlambat bangun dan keluar dari kamar, material bangunan tersebut dikhawatirkan dapat menimpanya.
WARGA BUTUH PERHATIAN DAN PEMERIKSAAN KONDISI RUMAH
Kerusakan pada rumah Lidia Tebu kini menjadi perhatian, terutama karena bagian tembok belakang mengalami keretakan dan sebagian struktur gewel telah jatuh.
Redaksi SiletSumba.com menilai kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah desa, kecamatan, maupun instansi terkait untuk memastikan tingkat keamanan dan kelayakan bangunan, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan.
Namun, sejauh ini Redaksi SiletSumba.com belum menyimpulkan apakah rumah tersebut secara struktur tidak layak huni atau terancam roboh. Penilaian tersebut membutuhkan pemeriksaan teknis dari pihak yang berkompeten.
Redaksi SiletSumba.com masih menghimpun informasi mengenai dampak gempa di wilayah Sumba Barat Daya, termasuk laporan kerusakan bangunan dan kondisi warga setelah gempa.
Masyarakat yang mengalami dampak gempa diimbau tetap waspada dan mengikuti informasi serta arahan resmi dari BMKG dan pemerintah setempat.
SiletSumba.com — Tajam, Aktual dan Terpercaya.