22 KK TERDAMPAK GEMPA, DESA WEE BAGHE LAPORKAN KERUSAKAN RUMAH WARGA
Wee Baghe, siletsumba.com - SUMBA BARAT DAYA — Dampak gempa bumi berkekuatan M6,1 yang mengguncang wilayah Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, mulai terdata di sejumlah wilayah, termasuk di Desa Wee Baghe, Kecamatan Wewewa Selatan, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Berdasarkan data yang dihimpun Redaksi SiletSumba.com dari Plt. Kepala Desa Wee Baghe, Yosep Tamo Ama, S.Pd., pada Senin, 5 Oktober 2026, sedikitnya 22 kepala keluarga (KK) di Desa Wee Baghe dilaporkan terdampak gempa.
Dari hasil pendataan sementara tersebut, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat guncangan gempa yang terjadi pada Minggu pagi, 4 Oktober 2026.
Menurut keterangan pemerintah desa, Desa Wee Baghe menjadi salah satu wilayah di Kecamatan Wewewa Selatan yang untuk sementara dilaporkan memiliki jumlah kerusakan cukup banyak.
DATA MASIH DALAM PENDATAAN
Redaksi SiletSumba.com menegaskan bahwa angka 22 KK merupakan data sementara berdasarkan pendataan pemerintah desa dan masih dapat mengalami perubahan setelah dilakukan verifikasi lebih lanjut di lapangan.
Tingkat kerusakan masing-masing rumah juga masih perlu diverifikasi oleh pihak terkait untuk menentukan kategori rusak ringan, sedang, maupun berat.
Kondisi sejumlah rumah yang mengalami keretakan juga menjadi perhatian, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Warga diimbau tetap waspada dan tidak memaksakan diri menempati bangunan yang secara kasatmata mengalami kerusakan atau keretakan pada bagian struktur sebelum dinyatakan aman oleh pihak yang berkompeten.
SILETSUMBA.COM TERUS PANTAU DAMPAK GEMPA
Redaksi SiletSumba.com masih melakukan pemantauan dan menghimpun data dampak gempa di Desa Wee Baghe, Kecamatan Wewewa Selatan, serta wilayah lainnya di Kabupaten Sumba Barat Daya.
Informasi mengenai jumlah warga terdampak, kerusakan rumah, fasilitas umum, dan kebutuhan masyarakat akan terus diperbarui berdasarkan data lapangan dan keterangan pihak berwenang.
SiletSumba.com — Tajam, Aktual dan Terpercaya.