Wajah Kota Tambolaka Memprihatinkan, Wakil Ketua DPRD SBD Ultimatum Dinas PU: Perbaiki Proyek Alun-Alun atau Siap Hadapi Temuan Hukum
Alun - Alun Kota Tambolaka, siletsumba.com - SILETSUMBA.COM | TAMBOLAKA – Proyek penataan Alun-Alun Kota Tambolaka, yang seharusnya menjadi simbol kebanggaan Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), justru menuai sorotan tajam. Kondisi sejumlah bagian proyek yang dilaporkan mengalami kerusakan memunculkan pertanyaan publik mengenai kualitas pekerjaan dan efektivitas penggunaan anggaran negara.
Sorotan keras datang dari Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya, Yusuf Bora, yang menilai kerusakan tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.
Menurutnya, Alun-Alun Tambolaka merupakan wajah ibu kota kabupaten sekaligus pintu pertama yang dilihat wisatawan, investor, maupun tamu dari luar daerah.
"Kalau wajah kota saja sudah rusak, bagaimana orang akan menilai Sumba Barat Daya? Ini bukan sekadar soal taman, tetapi menyangkut citra daerah dan pertanggungjawaban terhadap uang rakyat," tegas Yusuf Bora saat dikonfirmasi.
Yusuf Bora mempertanyakan apakah pekerjaan tersebut benar-benar telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis sebagaimana tercantum dalam kontrak. Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumba Barat Daya tidak menutup mata terhadap kondisi di lapangan.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh membiarkan proyek yang dibiayai dari uang rakyat mengalami kerusakan tanpa adanya tindakan tegas terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa apabila proyek masih berada dalam masa pemeliharaan, kontraktor wajib melakukan perbaikan tanpa membebani kembali keuangan daerah. Sebaliknya, apabila ditemukan dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan spesifikasi kontrak hingga berpotensi merugikan keuangan negara, maka persoalan tersebut dapat menjadi temuan aparat pengawas maupun penegak hukum.
"Dinas PU harus segera bertindak. Jangan sampai persoalan ini berkembang menjadi temuan hukum hanya karena lambat mengambil langkah. Uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan hasil pekerjaan yang berkualitas," tegasnya.
Yusuf Bora juga mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya sedang berupaya membangun sektor pariwisata. Karena itu, wajah Kota Tambolaka harus menjadi contoh penataan yang baik, bukan justru memperlihatkan proyek yang cepat rusak dan mengundang kekecewaan masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Kabupaten Sumba Barat Daya maupun pihak kontraktor belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi proyek tersebut.
SiletSumba.com membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
SiletSumba.com akan terus menelusuri nilai anggaran, nama kontraktor pelaksana, proses pengawasan, serta masa pemeliharaan proyek ini sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial demi memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.