Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
19 May 2026 - 08:39 WITA

“Tangis Keluarga Alex Bili Tanggu di Lagalete: Rumah Diterjang Angin, Kini Tinggal di Gubuk Bocor Bersama Istri dan Anak-Anak”

“Tangis Keluarga Alex Bili Tanggu di Lagalete: Rumah Diterjang Angin, Kini Tinggal di Gubuk Bocor Bersama Istri dan Anak-Anak”
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Dusun 1 Desa Lagalete, siletsumba.com - Kisah pilu dialami keluarga Alex Bili Tanggu, warga Dusun 1, Desa Lagalete, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT setelah rumah kediaman mereka diterjang angin kencang pada Senin, 5 Mei 2026 sekitar pukul 14.00 WITA.

Peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Wewewa Barat. Angin kencang yang datang tiba-tiba mengangkat bagian atap seng belakang rumah hingga jatuh ke tanah dan menyebabkan kerusakan cukup parah pada rumah keluarga tersebut.

Alex Bili Tanggu menuturkan bahwa dirinya selama ini bekerja di Bali demi menghidupi keluarganya serta membiayai pendidikan anak-anak mereka. Dengan penuh pengorbanan, Alex rela meninggalkan istri dan anak-anaknya di kampung halaman demi mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga.

Ia mengatakan, anak-anak mereka masih duduk di bangku TK, SD dan SMP, sementara anak perempuan mereka sedang menempuh pendidikan kuliah di Solo, Jawa Tengah meskipun turut dibantu melalui program Pusat Pengembangan Anak ( PPA ).

Namun di tengah perjuangannya bekerja di perantauan, Alex menerima kabar mengejutkan dari istrinya melalui sambungan telepon pada tanggal 5 Mei 2026 bahwa rumah mereka terkena bencana angin kencang saat hujan deras melanda desa tersebut.

“Bagian atap belakang rumah terangkat oleh angin dan jatuh ke tanah,” ujar Alex saat ditemui jurnalis Silet Sumba.

Mendengar kabar itu, Alex langsung bergegas pulang dari Bali menggunakan pesawat terbang pada tanggal 6 Mei 2026 untuk melihat kondisi rumah dan keluarganya.

Peristiwa tersebut semakin mengharukan karena saat kejadian berlangsung, istri Alex bersama anak mereka yang masih TK berada di dalam rumah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut meskipun keluarga mereka sempat mengalami ketakutan akibat bencana itu.

Berdasarkan pantauan langsung jurnalis Silet Sumba di lapangan, kondisi rumah keluarga Alex Bili Tanggu kini sangat memprihatinkan dan dinilai sudah tidak layak ditempati karena mengalami kerusakan cukup serius di bagian belakang rumah.

Saat ini Alex Bili Tanggu bersama istri dan anak-anak mereka terpaksa tinggal dalam sebuah gubuk sementara yang sangat tidak layak untuk dihuni. Kondisi tempat tinggal darurat tersebut memprihatinkan karena ketika hujan turun, air hujan masuk ke dalam gubuk sehingga keluarga mereka harus bertahan dalam keadaan serba kekurangan dan ketidaknyamanan.

Alex juga mengaku kecewa karena sejak kejadian hingga Senin sore, 18 Mei 2026, Kepala Desa Lagalete Bernardus Bulu Malo disebut belum pernah turun langsung melihat kondisi warganya yang terdampak bencana alam tersebut.

Menurut Alex, dirinya bahkan telah mendatangi rumah kepala desa untuk melaporkan kejadian tersebut, namun kepala desa tidak berada di rumah dan sulit untuk ditemui.

Keluarga korban berharap adanya perhatian dan bantuan dari Pemerintah Desa Lagalete, Pemerintah Kecamatan Wewewa Barat hingga Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya agar dapat membantu meringankan beban keluarga yang sedang tertimpa musibah.

Masyarakat sekitar juga berharap agar bantuan kemanusiaan dan material bangunan dapat segera diberikan demi keselamatan dan kenyamanan keluarga korban.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.