Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
08 April 2026 - 09:29 WITA

Pengiringan Budaya Penuh Haru untuk Sang Akademisi: Prof. Zakarias Seba Ngara di Kupang

Pengiringan Budaya Penuh Haru untuk Sang Akademisi: Prof. Zakarias Seba Ngara di Kupang
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

GRHA CENDANA, siletsumba.com - Kupang — Suasana Aula GHRA Cendana Kupang dipenuhi nuansa adat dan kehangatan kekeluargaan dalam prosesi pengiringan budaya bagi Zakarias Seba Ngara, seorang putra terbaik Nusa Tenggara Timur yang telah mencapai puncak akademik sebagai Guru Besar.

Prosesi ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan perwujudan nilai luhur budaya yang hidup dan dijaga kuat oleh masyarakat. Keluarga besar dengan balutan kain adat, simbol kehormatan, serta iringan doa dan restu, mengantar perjalanan kehormatan sang profesor dengan penuh makna.

Dalam tradisi ini, pengiringan keluarga menjadi simbol bahwa keberhasilan seseorang bukanlah hasil perjuangan individu semata, melainkan buah dari dukungan kolektif—keluarga, leluhur, dan komunitas. Setiap langkah yang diambil dalam prosesi tersebut mencerminkan penghormatan terhadap akar budaya yang tidak pernah tercerabut.

Momen ini juga menjadi pengingat kuat bahwa di tengah capaian akademik setinggi langit, nilai-nilai budaya tetap menjadi fondasi utama. Aula GHRA Cendana pun seolah menjadi saksi hidup perpaduan antara ilmu pengetahuan dan kearifan lokal yang berjalan beriringan.

Berdasarkan pantauan langsung Pimpinan Redaksi siletsumba.com, kegiatan berlangsung di Universitas Nusa Cendana, Kupang, pada 8 April 2026.

Diketahui, Zakarias Seba Ngara merupakan putra terbaik asal Desa Kiko Boko, Kecamatan Wewewa Tengah, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur—yang kini mengharumkan nama daerah melalui capaian akademiknya.

Silet Sumba mencatat:

Di balik gelar panjang dan prestasi gemilang, ada jejak langkah budaya yang setia mengiringi—diam, tapi penuh makna.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.