Viral Hari Ke-4 Joging di Alun-Alun Tambolaka, Akun FB “Ibu Yance Khe Agape Agape
Alun - Alun Tambolaka, siletsumba.com - Tambolaka – Alun-Alun Kota Tambolaka yang biasanya riuh dengan tawa, langkah kaki, dan semangat hidup sehat, mendadak berubah jadi bahan perbincangan panas di jagat maya.
Sebuah video yang diunggah melalui akun Facebook Ibu Yance Khe Agape Agape viral dan mengundang reaksi berantai. Dalam rekaman tersebut, sang pemilik akun menyebut dirinya sudah memasuki hari ke-4 lanjut jogging di alun-alun kebanggaan warga itu. Namun bukan soal konsistensi olahraganya yang jadi perhatian publik.
Dalam video tersebut, ia secara terbuka menyatakan tidak mau bergabung dengan orang-orang yang berada “di dalam sana” karena tidak suka dengan orang-orang yang bau ketiak. Kalimat itu sontak memicu gelombang komentar. Banyak yang menilai ucapan tersebut tidak etis dan berpotensi menyinggung perasaan masyarakat yang tengah berolahraga di ruang publik.
Alun-Alun Tambolaka bukan milik satu dua orang. Di sanalah anak-anak berlari kecil, para ibu jalan santai, pemuda berlari sprint, dan para orang tua menjaga kesehatan. Tempat itu adalah ruang bersama — tanpa sekat, tanpa kasta.
Ucapan yang terlontar dan direkam lalu dibagikan ke media sosial, dalam hitungan menit berubah menjadi konsumsi publik. Di era digital, kamera bukan hanya merekam gambar, tapi juga konsekuensi.
Sebagian warganet menyayangkan gaya penyampaian yang dianggap merendahkan. Sebagian lain memilih menilai itu sebagai ungkapan spontan. Namun satu hal pasti: ruang publik menuntut etika publik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pemilik akun Facebook Ibu Yance Khe Agape Agape terkait maksud pernyataan tersebut.
Alun-alun tetap dipenuhi langkah kaki.
Joging tetap berlanjut.
Namun jagat maya masih berdenyut, menanti penjelasan.