SILET SUMBA | TAJAM, AKTUAL, TERPERCAYA“OPINI VS FAKTA: WARTAWAN DITUDING, DATA BERBICARA”
Sumba Barat Daya, siletsumba.com - Pernyataan yang dilontarkan Daniel Bata terkait profesi wartawan menuai respons tegas dari pihak media.
Dalam pernyataannya, ia menyebut: “Jangan memukul dada sebagai wartawan tanpa menunjukkan identitas sesuai aturan…” bahkan menyinggung Nimrot Jawulero dengan seruan agar “harus berani”.
Namun, pihak wartawan menegaskan bahwa tidak pernah ada sikap “memukul dada” seperti yang dituduhkan.
Justru sebaliknya—pemberitaan yang dimuat bukanlah opini kosong, melainkan berdasarkan permintaan langsung dari keluarga korban.
Sebanyak 10 saudara kandung almarhumah Damaris Ronga Milla Mesa di Kampung Weemaroto, Desa Nyura Lele, Kecamatan Wewewa Timur, secara sadar dan kolektif meminta agar kasus ini diangkat ke publik.
Tidak hanya itu, pihak keluarga juga menyerahkan dokumen pendukung berupa foto dan video sebagai dasar pemberitaan di media online siletsumba.com.
Fakta ini membantah keras tudingan adanya kepentingan tersembunyi.
Media menegaskan:
Tidak ada pembayaran. Tidak ada suap. Tidak ada pihak yang menunggangi.
Pemberitaan dilakukan semata-mata sebagai bentuk tanggung jawab jurnalistik dan kepedulian terhadap transparansi informasi publik.
Di sisi lain, sorotan juga mengarah pada narasi yang berkembang dari Nimrot Jawulero yang memiliki hubungan keluarga dengan Marten Malo Nono alias Bapak Alvin—suami dari almarhumah.
Situasi ini memperlihatkan adanya tarik-menarik narasi antara fakta lapangan dan opini yang berkembang di ruang publik.
Wartawan menegaskan kembali bahwa setiap informasi yang dipublikasikan telah melalui proses verifikasi dan berpegang pada Kode Etik Jurnalistik serta Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Pesan yang ingin ditegaskan jelas:
Ketika fakta sudah berbicara, maka opini tanpa dasar justru berisiko menyesatkan publik.
Kritik itu sah.
Namun tudingan tanpa data adalah bentuk lain dari pembelokan informasi.
Silet Sumba akan terus berdiri pada satu garis:
Fakta. Data. Dan suara yang selama ini mencoba disuarakan.