Esti Bili Beberkan Hasil Verifikasi Mandiri, Video Call TKI dan Temui Keluarga Hingga Pelosok Lamboya Terkait TPPO
Mengikuti polemik viral terkait nasib Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumba, Esti Bili membeberkan langkah-langkah verifikasi mandiri yang ia lakukan untuk membuktikan kebenaran informasi yang beredar.Dalam wawancara lanjutan, Kamis (23/10/2025), Esti Bili menjelaskan bahwa ia tidak hanya menerima informasi sepihak, namun turun langsung untuk melakukan pengecekan berlapis.Langkah pertama yang ia lakukan adalah meminta akses untuk berkomunikasi langsung dengan para TKI yang fotonya diunggah oleh "Bapak Pendeta" dalam postingan viral tersebut."Saya kasih mereka pilihan. Saya bilang, 'Anak-anak yang diposting oleh Bapak Pendeta, bisa tidak saya komunikasi? Apa betul ada di tangan Ibu Ester (agen)?'" ujar Esti.Setelah akses diberikan, Esti Bili mengaku langsung melakukan video call dengan para TKI tersebut satu per satu. Ia menanyakan langsung kondisi mereka di Malaysia."Maka semua data yang Pak Pendeta posting itu, saya minta anak-anak itu video call dengan saya," jelasnya. "Saya tanya, 'Apa betul kalian tersiksa di situ? Apa betul sekian-sekian?'"Menurut Esti, jawaban yang ia terima dari para TKI seragam. "Jawaban mereka semua bahwa mereka tidak mengalami hal sama seperti yang diberitakan. Entah benar atau tidak kan kita juga tidak tahu, tapi yang jelas dalam komunikasi saya... seperti itu yang mereka jawab," bebernya.Temui Keluarga "Satu per Satu"Tidak berhenti di situ, Esti Bili melanjutkan verifikasinya dengan mendatangi langsung keluarga para TKI di Sumba. Ia meminta data lengkap alamat dan nama orang tua TKI dari pihak agen."Maka saya bergerak sudah. Bergerak dari setiap orang tua yang ada dalam postingan itu, bertemu satu per satu, satu per satu, sampai di ujung Lamboya," tegasnya.Dari hasil pertemuannya dengan para keluarga, Esti Bili mengklaim menemukan fakta bahwa komunikasi dan pengiriman uang tetap berjalan, meskipun tidak intensif."Saya dokumentasikan semua, (keluarga) menyatakan bagaimana betul. Ternyata semua mereka terima uang. Sering terima uang, sering komunikasi... bukan sering, ada waktu-waktu tertentu mereka bisa komunikasi dengan anak-anak mereka," ungkapnya.Keluarga Minta TKI DipulangkanMeski demikian, Esti Bili mengatakan bahwa dampak dari viralnya kasus ini telah membuat para keluarga di Sumba resah. Kini, permintaan utama dari para orang tua adalah agar anak-anak mereka dipulangkan."Cuma permintaan dari orang tua bahwa 'Anak kami dipulangkan'. Karena sudah terlanjur viral, kami minta kalau bisa sudah habis kontrak atau bagaimana, dipulangkan sudah," pungkas Esti, menirukan permintaan para keluarga.Langkah-langkah verifikasi inilah yang disebut Esti Bili menjadi dasar tindakannya dalam menangani polemik TKI, yang juga menyeret namanya dalam pusaran masalah dana 20 juta rupiah.