PULUHAN MITRA BPS SBD KELUHKAN PEMBAYARAN TERMIN 2: MINTA KEPALA BPS BUKA SUARA
Sumba Barat Daya, siletsumba.com - SUMBA BARAT DAYA — Puluhan Mitra Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) mempertanyakan kepastian pembayaran Termin 2 setelah hampir sebulan sejak berakhirnya masa pendataan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Keluhan para mitra terutama berkaitan dengan belum adanya kepastian informasi mengenai status dan jadwal pembayaran atas pekerjaan yang telah mereka laksanakan.
Selama pelaksanaan SE2026, para mitra dituntut menyelesaikan pendataan sesuai target dan wilayah kerja masing-masing. Pekerjaan dilakukan dengan turun langsung ke lapangan, mendatangi responden, melakukan pendataan, serta melakukan pemeriksaan dan perbaikan data apabila ditemukan masalah.
Bahkan setelah masa pendataan utama berakhir pada 31 Agustus 2026, sejumlah mitra masih diminta melakukan perbaikan anomali data pada awal September. Menurut informasi dari mitra, pekerjaan tersebut diminta diselesaikan dalam waktu singkat, termasuk sebelum 10 September 2026.
Para mitra menyatakan tetap menjalankan pekerjaan tersebut karena memahami pentingnya penyelesaian dan kualitas data SE2026.
Namun, setelah pekerjaan diselesaikan, mereka kini mempertanyakan kapan pembayaran Termin 2 akan direalisasikan.
MITRA MENUNGGU KEPASTIAN
Sejumlah mitra mengaku telah mengeluarkan biaya selama menjalankan tugas di lapangan, antara lain untuk transportasi, komunikasi dan kebutuhan operasional lainnya.
Karena itu, pembayaran Termin 2 dinilai penting bagi para mitra untuk mengganti biaya yang telah dikeluarkan sekaligus memperoleh hak pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan.
Meski demikian, para mitra juga memahami bahwa proses pembayaran dapat membutuhkan tahapan administrasi, pemeriksaan dan verifikasi sebelum pencairan.
Yang mereka harapkan adalah adanya informasi yang jelas mengenai sampai di mana proses pembayaran telah berjalan dan kapan diperkirakan dapat dicairkan.
MINTA KEPALA BPS MEMBERIKAN PENJELASAN
Keluhan tersebut kemudian mendorong para mitra meminta Kepala BPS Kabupaten Sumba Barat Daya memberikan penjelasan secara terbuka.
Para mitra berharap pihak BPS dapat menjelaskan apakah pembayaran Termin 2 masih dalam tahap verifikasi, administrasi, pengajuan, atau sudah memasuki proses pencairan.
Dengan adanya penjelasan resmi, para mitra dapat mengetahui kondisi sebenarnya dan tidak hanya mengandalkan informasi dari sesama petugas.
BPS DIMINTA BERIKAN INFORMASI, BUKAN DITUDING
Persoalan pembayaran ini tidak serta-merta berarti adanya pelanggaran atau kesalahan dari pihak BPS. Mekanisme pencairan pembayaran tentu dapat dipengaruhi oleh kelengkapan administrasi, verifikasi pekerjaan dan prosedur keuangan yang berlaku.
Karena itu, yang menjadi tuntutan para mitra saat ini lebih kepada transparansi informasi dan kepastian mengenai proses pembayaran, bukan tuduhan bahwa pembayaran sengaja ditahan.
Hingga berita ini disusun, belum terdapat penjelasan resmi dari Kepala BPS Kabupaten Sumba Barat Daya yang dapat dikutip terkait status dan jadwal pembayaran Termin 2 tersebut.
Para mitra berharap pihak BPS SBD segera memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak berkembang menjadi kesimpangsiuran informasi di kalangan petugas.
Sebab, pekerjaan telah dijalankan, target telah dikejar, dan perbaikan anomali juga dilakukan. Kini para mitra menunggu kepastian mengenai pembayaran Termin 2.
Siletsumba.com | Informasi, Klarifikasi, dan Kontrol Publik