Stepanus Umbu Pati
Penulis: Stepanus Umbu Pati
01 March 2026 - 11:05 WITA

Arung Jeram Kaliwatu Hadir di Desa Dikira, Enam Pemuda Dilatih di Batu Malang

Arung Jeram Kaliwatu Hadir di Desa Dikira, Enam Pemuda Dilatih di Batu Malang
0

Bagikan

Klik untuk menyalin
Link berhasil disalin!

Dikira Arung Jeram, siletsumba.com - Sumba Barat Daya, 26 Februari 2026 — Wisata arung jeram mulai dikembangkan di Desa Dikira, Kecamatan Wewewa Timur, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Program ini merupakan cabang dari Kaliwatu Rafting yang berbasis di Batu, Malang, Jawa Timur.

Sebanyak enam pemuda Desa Dikira sebelumnya diberangkatkan oleh perusahaan untuk mengikuti pelatihan arung jeram selama lebih dari dua bulan di Batu Malang. Setelah menyelesaikan pelatihan, mereka kembali ke kampung halaman dengan perlengkapan keselamatan lengkap dan standar operasional profesional. Kini, baru satu bulan sejak kepulangan mereka, wisata arung jeram resmi diperkenalkan kepada masyarakat.

Rinus, salah satu pemandu wisata alam liar, menjelaskan bahwa kondisi air sungai saat ini masih sedikit keruh akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak 21 Februari 2026 hingga 25 Februari 2026.

Intensitas hujan yang berlangsung beberapa hari memicu banjir dan membawa material lumpur ke aliran sungai, meski kini air mulai berangsur jernih.

“Air masih agak keruh karena hujan dari tanggal 21 sampai 25 Februari, tapi sekarang sudah mulai jernih dan aman untuk kegiatan. Bagi yang mau berwisata, silakan datang ke Desa Dikira. Biayanya Rp 250.000 per orang,” ujar Rinus saat diwawancarai langsung jurnalis silet sumba, Stepanus Umbu Pati, di atas perahu arung jeram.

Kegiatan arung jeram berlangsung di bawah bentangan “Jembatan Kehidupan” yang tengah dikerjakan oleh SAT BRIMOBDA NTT Batalyon C Pelopor. Riak arus yang dinamis, panorama alam pedesaan, serta keterlibatan masyarakat dan anak-anak sekolah menghadirkan suasana petualangan yang penuh semangat.

Pengembangan arung jeram ini diharapkan menjadi peluang ekonomi baru bagi warga Desa Dikira sekaligus memperkuat pemberdayaan pemuda lokal. Dengan pelatihan resmi dari Kaliwatu dan dukungan peralatan memadai, Desa Dikira kini bersiap menjadi destinasi wisata petualangan yang menjanjikan di Kabupaten Sumba Barat Daya.

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar.